Corongkeadilan.com – Depok, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menegaskan bahwa pembukaan Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2026 DPRD Kota Depok merupakan momentum krusial untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah (eksekutif) dan legislatif. Hal ini disampaikan Chandra saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Jumat (02/01/2026).

Dalam sambutannya, Chandra menekankan bahwa rapat paripurna tersebut bukan sekadar seremoni rutin, melainkan ruang strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan Kota Depok ke depan.

Apresiasi Kinerja Konstitusional Mewakili Pemerintah Kota Depok, Chandra menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD pada masa sidang sebelumnya. Menurutnya, dinamika yang terjadi dalam proses legislasi, pengawasan, dan penganggaran merupakan fondasi penting bagi kualitas pemerintahan.

“Dinamika pada masa sidang sebelumnya adalah pembelajaran berharga untuk memperkuat kualitas kebijakan daerah agar tetap selaras dengan arah kebijakan nasional,” ujar Chandra di hadapan pimpinan DPRD, Forkopimda, dan jajaran perangkat daerah.

Komitmen Kemitraan Strategis Memasuki tahun 2026, Pemkot Depok berkomitmen penuh untuk melanjutkan kolaborasi yang akuntabel dengan DPRD. Chandra memandang keharmonisan antara kedua lembaga ini adalah kunci agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya sah di mata hukum, tetapi juga memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Respons Cepat Terhadap Isu Kesehatan (UHC dan PBI JK) Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga menunjukkan sikap responsif terhadap aspirasi dewan. Ia menanggapi serius pandangan Ketua Komisi D DPRD Kota Depok terkait isu Universal Health Coverage (UHC) dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

“Aspirasi dari teman-teman DPRD telah kami tampung dan akan dijadikan bahan kajian komprehensif. Masalah ini akan segera kami bahas bersama Sekretaris Daerah dan perangkat daerah terkait agar ditemukan solusi terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Menuju Indonesia Emas 2045 Lebih lanjut, Chandra mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan komunikasi yang konstruktif sebagai modal utama mengawal pembangunan. Ia optimistis, dengan kerja sama yang solid, Kota Depok dapat terus bergerak maju dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pihak menjadikan Masa Sidang Pertama 2026 ini sebagai titik awal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata. (Aj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *