Corongkeadilan.com – Depok, Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Balai Prajurit Batalyon 328 Dirgahayu, saat para prajurit yang masih aktif maupun purna berkumpul dalam Temu Kangen Kompi Bravo, Minggu (2/11/2025).
Gelak tawa, saling sapa, dan pelukan hangat menjadi pemandangan yang mendominasi sejak awal acara, menghadirkan suasana nostalgia yang sulit dilupakan.
Kehadiran Pak Bangun, panggilan akrab Letjen TNI (Purn) Musa Bangun, dan Letjen. TNI (Purn.) Ida Bagus Purwalaksana selaku sesepuh Kompi Bravo yang didampingi Kepala Staf Brigade (Kasbrig) Letkol Inf. Kunto Adi Setiawan dan Kakorum Kapten Inf. Risky Sulistyawan menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Ia disambut hangat oleh Ketua Panitia, Mayor Inf. Jasmungin dan jajaran panitia juga peserta Temu Kangen dengan foto bersama di depan Kompi Bravo.
Gestur simbolik tersebut menjadi wujud penghormatan dan kebanggaan seluruh keluarga besar Kompi Bravo atas kehadiran sesepuhKompi Bravo dalam acara yang sarat makna ini.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yonif 328 Dirgahayu, dibawakan secara khidmat oleh para peserta, disusul dengan sambutan-sambutan dan kegiatan sosial yang dilakukan panitia pada acara Temu Kangen ini diantaranya pemberian 3 buah kursi roda kepada keluarga mantan Kompi Bravo secara simbolis diberikan kepada Sertu (Purn) Maryono, Bapak Ponimin dan Ibu Nenden. Pemberian tali Asih utk ibu-ibu warakawuri, pemberian Cindera mata kursi lipat 50 set kepada Kompi Bravo yang diterima oleh Lettu Inf Zaki, selaku Danton Ban Kompi Bravo dan pemberian sembako kepada semua peserta yang datang yang diberikan oleh Letjen TNI (Purn) Musa Bangun secara simbolis kepada perwakilan peserta yang diterima oleh ketua panitia Mayor Inf. Jasmungin, ditutup dengan penyampaian do’a yang disampaikan oleh Kapten Inf. Wawan AH. Dan selanjutnya penampilan hiburan, bernyanyi bersama. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus menghidupkan kembali kenangan masa bertugas.
Usai acara, suasana bergeser menjadi lebih santai saat para tamu menikmati jamuan makan siang yang disiapkan oleh panitia, diiringi persembahan dan penampilan lagu-lagu yang menambah kehangatan penuh kenangan itu.
Aura nostalgia begitu terasa, tawa kecil dan perbincangan ringan tentang masa tugas di berbagai daerah mengalir di antara meja-meja kecil, diiringi sajian musik dan penampilan bernyanyi bersama peserta Temu Kangen.
Beberapa peserta tampak larut dalam obrolan hangat mengenang masa penugasan, menceritakan suka duka menghadapi perkara besar, hingga kejadian lucu yang masih membekas dalam ingatan.
Di tengah suasana penuh kehangatan itu, tidak tampak sekat antara mereka yang masih aktif berdinas dengan yang telah purna tugas. Semua larut dalam semangat kekeluargaan dan kebersamaan.
Ketua panitia, Mayor Inf. Jasmungin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menegaskan pentingnya momen temu kangen sebagai sarana mempererat hubungan silaturahmi sesama mantan Kompi Bravo.
Rasa ingin mengenang kembali saat berada dalam kebersamaan yang penuh dengan kekeluargaan dan kesetiakawanan tentu sangat kuat sekali. Rasanya kebahagiaan saat bertugas bersama dulu baru kemarin ditinggalkan.Tak terasa sudah sekian lama tidak berjumpa. Pertemuan dengan para senior dan seluruh prajurit Kompi Bravo baik yang masih aktif maupun yang sudah purna tentu menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri.




“Acara temu kangen ini bukan hanya sekedar pertemuan, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan silaturahmi diantara bapak-bapak prajurit Kompi Bravo baik yang masih aktif maupun yang sudah purna tugas,” ujar Jasmungin.
Sebagai ketua panitia, Jasmungin menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi dan ucapan terima kasih untuk segenap panitia yang telah bekerja keras dari awal sampai akhir mewujudkan acara ini dengan lancar dan baik.
Tidak lupa, Jasmungin menyampaikan do’a untuk Danyon 328 Dirgahayu, Letkol. Inf. Ade Kurniawan Dwi Saputro yang sedang bertugas di Papua.
Sementara itu Kakorum, Kapten Inf. Risky Sulistyawan yang mewakili Danyon 328 Dirgahayu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih karena sudah memilih tempat pelaksanaan kegiatan di Batalyon 328. Risky menekankan bahwa walaupun sudah tidak bertugas, para mantan Kompi Bravo diharapkan tetap solid dan kompak. Temu Kangen ini menjadi ruang untuk menyatukan dua hal penting yakni mengenang masa lalu sekaligus menatap masa depan. Permohonan maaf disampaikannya karena ketidakhadiran Danyon 328 yang sedang bertugas.
“Terima kasih sudah memilih tempat di 328. Setelah purna dalam kedinasan semoga tetap solid dan tetap kompak”, papar Risky.
Sambutan dan beberapa wejangan disampaikan Sesepuh Kompi Bravo Pak Bangun, Temu Kangen ini diharapkan memperkuat hubungan silaturahmi diantara mantan prajurit Kompi Bravo dan bermanfaat di masa mendatang. Dimana Batalyon 328 punya kisah yang panjang dan sejarah yang hebat, salahsatunya menangkap Kartosuwiryo dalam operasi penumpasan DI/TII di Jawa Barat.
“Yonif 328 adalah batalyon yang berperan dalam menangkap Kartosuwiryo. Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi penumpasan DI/TII di Jawa Barat, dimana pasukan Yonif 328 berhasil menemukan markas DI/TII dan menangkap Kartosuwiryo”, paparnya.
Kita hadir untuk mengenang kebersamaan dalam pengabdian merupakan ungkapan singkat yang mengandung makna mendalam dan mewakili nilai, tujuan atau prinsip yang dipegang oleh peserta temu kangen kompi bravo ini, suasana kebersamaan sekaligus menghidupkan kembali kenangan masa bertugas disampaikan Pak Bangun.
Kenangan saat bertugas yang penuh dengan dinamika terukir dengan manis. Semakin bertambahnya tahun, bertambah pula usia kita dan makin bertambah pula kenangan-kenangan yang ada pada diri kita, baik itu indah maupun susah.
“Serasa masih jadi Danki Bravo, ternyata sudah berlalu lama masa itu. Kita harus menjaga tradisi prajurit TNI, Tentara yang baik yang bisa membangun dan menjaga tradisi. Harapan kita semua, kondisi asrama yang asri, bersih, tertib sebagai tradisi 328”, lanjutnya.
Pak Bangun pun menyampaikan rasa bangganya bisa menghadiri acara Temu Kangen Kompi Bravo ini dan punya keinginan berikutnya disampaikan kepada peserta untuk mengadakan acara reuni se-Batalyon 328 Dirgahayu di waktu yang akan datang, hal ini disampaikan kepada Bapak Presiden Prabowo, dimana Bapak Presiden pernah menjadi Komandan Batalyon 328 Dirgahayu.
“Sering-seringlah datang kesini (Yonif 328, red) supaya sehat karena habitat kita disini. Disini para prajurit berolahraga, berlatih bela diri dan menembak”, menutup sambutannya.
Hari itu menjadi bukti bahwa waktu dan jarak tidak mampu menghapus rasa kebersamaan yang telah terjalin kuat selama puluhan tahun. Temu Kangen Kompi Bravo bukan sekadar ajang nostalgia, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai integritas, persaudaraan, dan semangat pengabdian yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Temu kangen yang berlangsung penuh tawa, canda, dan kenangan itu menjadi saksi betapa kuatnya ikatan batin sesama prajurit kompi Bravo baik yang masih aktif maupun purna tugas. Dalam suasana penuh kebersamaan, nilai luhur Kompi Bravo terasa hidup — Rela dan Berani sarat makna persaudaraan dan pengabdian tanpa batas. (Aj)
